KUPANG – Anak enam tahun asal Desa Mnesatbubu, Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Orip E Bifel, harus berjuang melawan tumor leher.
Ia menderita penyakit tersebut sejak usia 1 tahun dan kini ia hidup di kampung bersama orangtua angkatnya, Napoleon Bifel dan Sarah Tefa karena ayah Orip sudah meninggal dunia sejak dia berumur dua tahun.
Sementara, ibu kandung Orip, Lince Tefa, harus bekerja sebagai pembantu rumah tangga di luar daerah untuk mencari biaya pengobatan anaknya.
Kini, tumor yang berada di lehernya tersebut terus membesar bahkan melebihi besar kepalanya sendiri. Keterbatasan biaya membuat sakit yang diderita Orip hingga kini belum mampu diobati. Tumor itu juga membuat Orip terasing dari pergaulan dengan teman-teman sebayanya.
Dilansir Liputan6.com, Selasa (21/3/2017), Sarah Tefa, ibu angkat Orip mengaku rindu akan kesembuhan anak yang diangkatnya sejak berumur 3 tahun. Dia berharap, melalui pemberitaan media, ada orang ataupun pihak yang tergerak hatinya menolong menyembuhkan Orip dari sakitnya.





