AS Larang Sejumlah Negara Bawa Laptop di Kabin Pesawat

JAKARTA – Amerika Serikat  melarang para awak pesawat dari negara-negara tertentu di Timur Tengah, Afrika Utara dan Turki untuk membawa laptop di bagasi kabin pada sebuah penerbangan.

Hal tersebut dikenakan sebagai tindakan pencegahan anti-teroris dan  mencakup penerbangan dari sembilan maskapai yang beroperasi di 10 bandara.

Pemerintah Turki mengatakan larangan AS itu salah dan seharusnya  perangkat elektronik  masih  diperbolehkan dibawa di kabin. Sementara itu Menteri Transportasi Kanada Marc Garneau mengatakan negaranya juga mempertimbangkan pembatasan pada elektronik di kabin pesawat.

Sembilan maskapai penerbangan yang  terkena larangan AS adalah Royal Jordanian, EgyptAir, Turkish Airlines, Saudi Arabian Airlines, Kuwait Airways, Royal Air Maroc, Qatar Airways, Emirates dan Etihad Airways.

Juru bicara Emirates mengatakan kepada kantor berita Reuters maskapai mengerti atas kebijakan tersebut dan ia mengatakan jika larangan akan mulai berlaku pada tanggal 25 Maret dan tetap berlaku sampai 14 Oktober 2017.
Advertisement