Kaki Diamputasi karena Tabrak Lari, Tohidul Tetap Berkarya

Tohidul penyandang difabel akibat tabrak lari/ Tribun Jateng

BREBES – Warga Desa Tengki, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Tohidul Mikbar (34) menak lari jadi korban tabrak lari sebuah mobil pada tahun 2005 sehingga kakinya harus diamputasi.

Namun selama rentang waktu sejak kejadian tersebut hingga kini, ia tidak pernah patah semangat dalam menggapai asa untuk tetap berkarya. Terbukti, saat ini ia menekuni kerajinan anyaman bambu untuk dijual.

Ia mengaku semua itu dilakukan karena ia tak ingin kaum difabel dikatakan tidak dapat mandiri. Atas semangat dan kegigihannya, Tohidul  akan didaulat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas untuk memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu mengutamakan keselamatan.

“Kami memberikan apresiasi karena setelah kecelakaan pun, beliau tidak kehilangan semangat hidupnya. Ini bisa menjadi inspirasi bagi warga sekitar,” ucap Kapolres Brebes, AKBP Luthfi Sulistiawan, Rabu (22/3/2017).

“Nanti yang bersangkutan akan kami jadikan pelopor keselamatan, sehingga bisa memberikan efek dalam pencegahan laka lantas,” tambahnya.

Selain itu, Tohidul juga mendapat bantuan kaki palsu agar aktifitasnya dapat berjalan lebih lancar seperti manusia normal lainnya.

Sementara itu, Tokhidul mengaku senang dan berterimakasih atas penghargaan dan pemberian kaki palsu.  Dia tak ingin pengalaman pahitnya itu terjadi pada orang lain.

“Harapannya, agar para difabel dapat hidup mandiri. Jangan lagi mengandalkan siapapun, namun harus bergantung pada diri sendiri,” imbuhnya, dikutip dari Tribun Jateng.

Advertisement