Tepis Rumor Mundur, Purbaya Tegaskan Tetap Kawal Fiskal Sesuai Arahan Presiden

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tetap menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto di tengah beredarnya rumor pengunduran diri dari kabinet.

Dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6), Purbaya menepis kabar tersebut sambil menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan mandat yang diberikan pemerintah.

“Komitmennya kuat, maju terus. Kami ikut perintah Bapak Presiden,” ujar Purbaya.

Ia mengaku tidak mengetahui asal-usul isu yang menyebut dirinya akan meninggalkan kursi Menteri Keuangan. Menurutnya, rumor tersebut bisa saja dimunculkan untuk memengaruhi sentimen pasar di tengah perhatian publik terhadap kondisi ekonomi dan fiskal nasional.

Meski demikian, Purbaya memastikan seluruh tugas dan tanggung jawab pengelolaan keuangan negara tetap berjalan normal. Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya menjadi sorotan usai menghadiri rapat paripurna DPR terkait revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) serta pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF).

Di saat isu pengunduran diri beredar, Kementerian Keuangan juga melaporkan kinerja APBN hingga Mei 2026.

Defisit anggaran tercatat sebesar Rp180,4 triliun atau setara 0,70 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Sementara itu, pendapatan negara mencapai Rp1.185 triliun atau 37,6 persen dari target APBN 2026, tumbuh 19,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp1.365,4 triliun atau 35,5 persen dari target tahunan, meningkat 34,4 persen secara tahunan.

Meski mencatat defisit, APBN masih membukukan surplus keseimbangan primer sebesar Rp58,6 triliun. Capaian tersebut menunjukkan ruang fiskal pemerintah masih cukup memadai untuk mengelola kebutuhan belanja sekaligus menjaga keberlanjutan utang negara.

Dengan penegasan tersebut, Purbaya berupaya meredam spekulasi yang berkembang sekaligus memberikan sinyal bahwa pengelolaan fiskal pemerintah tetap berjalan sesuai rencana.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here