Foodbox Khusus Kaum Dhuafa Hadir di RSCM

Para dhuafa antere makan siang gratis di Foodbox Dhuafa di RSCM, Jakarta, Jumat (24/3/2017)

JAKARTA (KBK) – Ada yang berbeda di lorong belakang Masjid Asy Syifa RSCM, Jakarta. Jika biasanya hanya meja kosong yang mengisi lorong tersebut, kini ada sebuah box berbentuk etalase yang menemaninya.

Di dalam etalase kaca tersebut terdapat aneka roti dengan berbagai macam rasa lengkap dengan sausnya. Di kaca etalase terpampang tulisan ‘Gratis Untuk Dhuafa’. Itu lah dia etalase foodbox bentukan teman-teman volunter Sekolah Relawan bersama tenaga medis RSCM yang hadir di Masjid Asy Syifa RSCM sejak awal Maret lalu.

Ketika KBK menghampiri keberadaan etalase kaca itu usai solat jumat (24/3/2017), foodbox berukuran tv tabung itu terlihat riuh dijubeli jamaah. Para jamaah yang didominasi pria dewasa itu membentuk satu barisan, tak sedikit juga dalam barisan itu terdapat anak-anak yang dengan sabar menunggu jatah.

Ketika tiba pada gilirannya, tangan jamaah yang sudah mengantri itu mengadah. Dengan cepat box nasi dan roti pun berpindah tempat.

“Selain foodbox kami juga memiliki program layanan nasi jumat,” ujar Syamsul Hadi, Sekretariat Masjid Asy Syifa RSCM, Jumat (24/3).

Menurut Syamsul asal-usul foodbox tersebut berawal ketika Hasna Putri, seorang suster RSCM Kencana melihat foodcar yang kerap hadir di sekitar RSCM. Foodcar tersebut dikatakan Syamsul membagikan makanan gratis kepada para dhuafa, pasien dan keluarga pasien. Karena dirasa sangat membantu meringankan beban kaum dhuafa, Hasna lantas mencoba memodifikasi hasil temuannya itu dalam bentuk foodbox dengan menggandeng teman-teman dari Sekolah Relawan.

“Tawaran suster pun disambut positif. Karena gayung bersambut akhirnya kami pihak masjid mempersilahkan dan menyediakan tempat,” ungkap Syamsul.

Syamsul menambahkan adapun biaya yang berhasil terkumpul untuk pembuatan foodbox Rp 2,7 juta. Dalam pembuatannya foodbox menyisakan dana Rp 1 juta yang lantas digunakan untuk membeli aneka makanan penghuni foodbox.

“Bagi yang merasa dhuafa silahkan ambil makanannya, gratis,” jelas Syamsul.

Keberadaan foodbox ternyata juga diviralkan oleh Dr Piprim Yunarso, dokter spesialis jantung anak RSCM. Di akun facebooknya sang dokter mengunggah foto-foto foodbox, tak pelak netizen pun langsung berkomentar positif dan berminat menyumbangkan rezekinya guna menghidupi foodbox.

“Sampai-sampai humas RSCM kebanjiran telepon dari calon donatur. Karena sebelumnya kami memang belum koordinasi, ya humas tidak tahu apa-apa. Tapi sekarang tidak, sekarang per hari foodbox diisi dari uang sumbangan yang besarnya Rp 200 ribu,” ujarnya.

Lanjut Syamsul saat ini foodbox juga hadir di Musola Ar Rahma belakang IGD RSCM. Syamsul menuturkan hari jumat merupakan hari teramai foodbox dikunjungi. Pasalnya pada hari itu pihaknya juga membagikan nasi box dari program nasi jumat yang dicanangkan sejak akhir 2016 silam.

Guna melayani kaum dhuafa dan keluarga pasien, setiap jumat Masjid Asy Syifa menyediakan 100 box nasi yang dibagikan cuma-cuma. Syamsul berujar untuk menyukseskan program tersebut sekretariat masjid membuka kotak amal khusus, sehingga jumlah nasi box yang tersedia tergantung dengan jumlah uang dari kotak amal.

“Biasanya terkumpul Rp 1 juta. Siapa pun dipersilahkan kalau ingin menyukseskan foodbox dan program nasi jumat,” tutup Syamsul.

Advertisement