SOMALIA – Tidak tahan melihat warganya terus menderita kelaparan akut, Presiden Somalia Mohamed Abdullahi Mohamed mengatakan pada hari Kamis (23/3/2017) untuk meminta bantuan kepada dunia.
Menurutnya hampir setengah orang negaranya menghadapi kekurangan pangan akut dan sekitar 15 persen menghadapi kelaparan. Dia mendesak dunia untuk membantu.
Ia mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB dengan video link dari Mogadishu, bahwa Somalia yang tangguh harus meminta bantuan, karena kekeringan telah melahirkan krisis kemanusiaan.
“Kita tidak bisa melupakan bahwa terakhir kali Somalia diancam oleh kelaparan, pada tahun 2011, tidak kurang dari 260.000 orang meninggal,” kata Mohamed. “Krisis juga berisiko merusak kemajuan politik dan keamanan dengan susah payah yang telah dibuat.” tambahnya, dikutip dari Aljazeera.
PBB mengatakan pada hari Rabu bahwa bantuan kemanusiaan $ 864m yang dibutuhkan untuk Somalia hanya 31 persen didanai.
Negara ini menghadapi kelaparan ketiga kalinya dalam kurun waktu 25 tahun dan lebih dari enam juta orang atau setengah populasi kini butuh bantuan.
Michael Keating, utusan PBB untuk Somalia, mengatakan dewan negara sedang mengalami momen kedua tragedi dan harapan, yakni tragedi karena ancaman kelaparan dan harapan karena proses pemilihan baru-baru ini telah menciptakan momentum bagi keterlibatan politik baru di antara Somalia.
Keating mengatakan hampir tiga juta warga Somalia, terutama perempuan dan anak-anak, membutuhkan segera dukungan untuk menyelamatkan jiwa mereka.





