Banjir Kembali Rendam 20 Kelurahan di Bima

Proses evakuasi pasien di Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Bima saat banjir bandang kembali menerjang Minggu, 26 Maret 2017.Foto: Suara NTB

BIMA (KBK) – Akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang, Ahad (26/3/2017), Kota Bima kembali diterjang banjir. Puluhan kelurahan terendam hingga setengah meter. Jalan utama kota tak dapat dilalui aktivitas masyarakat.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Tri Budi Pangastuti menerangkan, banjir bandang menerjang Kota Bima sekitar pukul 17.30 Wita. “Sekitar 20 kelurahan terkena banjir dengan ketinggian rata-rata setengah meter,” ujarnya.

Di kecamatan Rasanae Timur; air membanjiri daerah persawahan di Kelurahan Nungga, Kelurahan Kumbe, dan Kelurahan Kodo. Di Kecamatan Raba, yang terdampak yakni Kelurahan Ntobo, Kelurahan Penaraga, dan Kelurahan Kendo. “Di sana yang terdampak areal persawahan,” sebutnya.

Kawasan lainnya dengan air setinggi setengah meter yaitu, di Kecamatan Mpunda mencakup Kelurahan Matakando, Kelurahan Panggi, Kelurahan Mande, Kelurahan Monggonao, Kelurahan Lewirato, Kelurahan Penatoi, Kelurahan Sadia, dan Kelurahan Manggemaci.

Di Kecamatan Rasanae Barat, sambung Tri Budi, daerah terdampak banjir diantaranya Kelurahan Nae, Kelurahan Dara, Kelurahan Tanjung, Kelurahan Paruga, dan Kelurahan Pane.

Dampak banjir bandang itu juga menutup akses Jalan Soekarno Hatta di Kelurahan Paruga. “Jembatan Penatoi dan Jembatan Panatoi tidak dapat dilalui,” terangnya.

Akses jalan lain yang tertutup banjir antara lain, Jalan Gatot Subroto di Kelurahan Sadia, Jalan Dana Traha yang menghubungkan Kelurahan Sadia dengan Kelurahan Manggemaci, Jalan Sultan Kaharudin di Kelurahan Dara, dan Jalan Gajah Mada di Kelurahan Sarae.

Seperti dilansir Suara NTB, pemerintah mengimbau masyakat untuk tetap tenang dan selalu waspada. Apabila membutuhkan bantuan, jajaran Polres Bima Kota siap menerjunkan personel yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Ahmad Nurman Ismail.

Advertisement