NUNUKAN – Sejumlah wilayah bagian hilir di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara terendam banjir kiriman akibat meluapnya aliran sungai hulunya dari Negeri Sabah, Malaysia.
Nirwana, seorang perawat di Puskesmas Binter Kecamatan Lumbis Ogong, mengungkapkan banjir di daerahnya hingga ketinggian mencapai dada orang dewasa (kisaran 1-1,5 meter–red) meskipun tidak berlangsung hujan di daerah tersebut.
Melalui pesan singkatnya, dia mengatakan banjir yang melanda daerahnya dan merendam puluhan rumah warga dan fasilitas umum berlangsung secara tiba-tiba pada Sabtu (1/4/2017) sekitar pukul 16.00 WITA.
Hal yang sama dialami ratusan rumah di Desa Mansalong Kecamatan Lumbis yang juga berada di pinggir sungai yang meluap dengan kedalaman baru setinggi lutut orang dewasa (kisaran 0,5- 1 meter).
“Mansalong (Lumbis) juga dilanda banjir, Kebetulan sekarang saya berada di Mansalong tiba-tiba banjir gara-gara sungai meluap,” kata Nirwana, mengutip Antara.
Akibatnya, warga di Desa Binter kalang kabut menyelamatkan harta bendanya akibat Sungai Pensiangan yang meluap berhulu pada sejumlah kota besar di Negeri Sabah yakni Tanom, Sepulut, Nabawan dan Keningau, kata Lumbis, seorang ASN di Kantor Bupati Nunukan melalui pesan singkatnya.





