Trump Tuduh Rusia Lindungi Suriah tentang Serangan Gas Kimia ke Idlib

Korban serangan Kimia Suriah

WASHINGTON (KBK) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (11/4/2017), menuduh Rusia mencoba melindungi pemerintah Suriah dari kesalahannya melakukan serangan gas mematikan ke Khan Sheikoun, Idlib, (4/42017) lalu.

Sementara itu, Trump menugaskan Sekretaris Negara Rex Tillerson untuk membawa pesan barat yang mengutuk dukungan Moskow kepada Presiden Bashar al-Assad.

Para pejabat senior Gedung Putih mengatakan, Pemerintah Assad melakukan serangan gas sarin saraf, 4 April terhadap warga sipil di provinsi Idlib, Suriah, menewaskan 87 orang termasuk anak-anak untuk menekan pemberontak.

Sementara itu Rusia dituduh membela pemimpin Suriah terhadap tuduhan AS bahwa pasukannya melakukan serangan itu, mengatakan tidak ada bukti. Rusia menyalahkan pemberontak Suriah.

“Sudah jelas bahwa Rusia sedang mencoba untuk menutupi apa yang terjadi di sana,” kata seorang pejabat Gedung Putih.

Dikutip dari Reuters, Juru Bicara Gedung Putih Sean Spicer kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa fakta-fakta versi AS terhadap kejadian itu.

Advertisement