JAKARTA – Kegiatan orientasi pengenalan sekolah atau kampus (Ospek) yang diterima murid atau mahasiswa ketika pertama kali masuk sekolah akan digantikan oleh program bela negara.
Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mengatakan wacana tersebut sudah dibicarakan. Pihaknya juga telah melapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai hal tersebut. Presiden merespon hal tersebut dengan positif.
Nantinya, dalam program bela negara, akan dilakukan kegiatan lapangan dan kelas. Kegiatan lapangan seperti latih bari-berbaris, hormat bendera dan pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K).
Sementara, kata Ryamizard, program di kelas seperti menjelaskan ideologi negara yaitu Pancasila, pemahaman akan sikap dan tindakan melawan korupsi serta pengetahuan deradikalisasi.
“Ini untuk membentuk identitas bangsa. Identitas kita adalah kepatuhan pada Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelasnya.
Ryamizard berharap anak-anak Indonesia juga memiliki identitas khusus yang berbeda dengan bangsa lain. Identitas bangsa ini adalah termuat dalam Pancasila yang saling hormat-menghormati dalam keberagaman.
“Kita punya budaya sendiri yaitu Pancasila. Kita kembali kesitu,” tegasnya, mengutip beritasatu, Senin (17/4/2017).





