Banjir dan Tanah Longsor Ancam Warga Semarang

Longsor Pacitan
Ilustrasi longsor/ist

Semarang-Curah hujan yang mulai tinggi di Semarang dan sekitarnya belakangan ini menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di perbukitan.

Hal ini termasuk warga Kota Semarang yang berada di bagian atas, di areal perbukitan.

Daerah tersebut adalah Gunungpati, wilayah Boja yang berbatasan dengan Kendal serta Kabupaten Semarang.

“Bahaya longsor kini menjadi ancaman serius bagi warga perbukitan di Semarang, karena kontur tanahnya yang labil,” ujar Kepala Bidang Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Reni Kraningtyas, Senin (23/11) seperti diberitakan SP.

Tanah longsor di perbukitan wilayah Semarang dipicu hujan deras disertai angin kencang dari dampak badai El Nino. Diperkirakan, hujan lebat akan mengguyur Ibukota Jawa Tengah hingga seminggu ke depan.

Menurutnya, hal ini terjadi sampai akhir November. Dapat dilihat dari pantauan citra satelit bahwa pada siang hari suhu udara meninggi antara 33-34 derajat. Bahkan di 28 Oktober sampai 38 derajat. Selain itu, intensitas durasi hujan dampak El Nino akan lama.

Ditambahkan, bencana banjir juga patut diwaspadai utamanya warga yang berada di bagian bawah Semarang, utamanya wilayah Semarang utara.

Advertisement