JAKARTA – Bencana angin puting beliung yang telah merusak ratusan rumah di di Kecamatan Gunungjati dan Suranenggala Cirebon, Jawa Barat membuat pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan peringatan ancaman puting beliung.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masyarakat selalu waspada dari ancaman puting beliung karena diperkirakan akan terus berlangsung hingga pertengahan Mei, “Hingga pertengahan Mei diperkirakan puting beliung masih akan mengancam,” ujarnya, Sabtu (6/5/2017), dalam siaran persnya.
Menurutnya puting beliung ditandai dengan cuaca cerah dan terik di pagi hingga siang hari. Lalu cuaca berubah gelap yang selanjutnya hujan deras disertai angin kencang, sehingga jika cuaca sudah mendung gelap masyarakat diminta mengurangi aktivitas di dekat-dekat pohon dan menjauhi papan reklame atau benda yang mudah roboh.
Ia menambahkan jika puting beliung tidak hanya melanda Cirebon, tapi juga melanda di Sragen, Jawa Tengah. Sutopo mengatakan puting beliung melanda Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Sragen pada Jumat pukul 19.30 dan telah merusak 34 rumah dan 40 pohon tumbang.




