AMERIKA SERIKAT – Usulan anggaran belanja negara Amerika Serikat tahun fiskal 2017 telah diumumkan Gedung Putih, dan didalamnya ada pemangkasan pengeluaran layanan sosial bagi orang miskin.
Presiden Amerika, Donald Trump, sedang berada di luar negeri saat Gedung Putih mengumumkan rancangan anggaran penuh pemerintahannya, yang diberi nama ‘Fondasi Baru untuk Kejayaan Amerika’.
Direktur anggaran Gedung Putih, Mick Mulvaney, Selasa (23/5/2017), seperti dikutip BBC Indonesia, menyatakan bahwa usulan anggaran itu berdasarkan semua prioritas Presiden.
Usulan dari Trump ini diharapkan menjadi acuan bagi Kongres Amerika yang didominasi oleh orang-orang Partai Republik.
Sejumlah kritik menyebutkan rancangan anggaran Trump akan menjatuhkannya. Di dalam rencana itu, layanan bantuan makanan bagi orang ekonomi rendah dan miskin, akan dibabat sebesar $190 miliar atau Rp2.500 triliun, melebihi rencana awal yang diajukan Partai Republik. Program layanan bantuan makanan ini digunakan oleh 42 juta warga Amerika.
Tidak hanya itu, dana layanan kesehatan untuk orang miskin, Medicaid, juga akan dipangkas Trump sebesar $800 miliar atau sekitar Rp11.000 triliun.
Rancangan anggaran yang diajukan pemerintah Amerika diproyeksi akan mengurangi defisit anggaran, dan berujung pada surplus anggaran pada 2027 mendatang. Itu diharapkan menjadi surplus pertama sejak tahun 1990an.





