Garut Perketat Pengawasan Bagi Pendatang

Ilustrasi Terorisme/aktual.com

GARUT – Setelah kejadian adanya salah satu anggota teror bom Kampung Melayu yang tinggal di Garut, kini Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, meningkatkan pengawasan bagi para pendatang.

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan pihaknya tidak mau kecolongan lagi.

Warga dari luar Garut yang sempat tinggal beberapa bulan di daerah itu, kata dia, menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah, juga masyarakat untuk bersama-sama mengawasi terhadap perilaku orang yang mencurigakan.

“Itu (terduga teroris) bukan orang Garut, dia singgah atau apalah, Bupati sudah menyampaikan persoalan itu agar indekos diperketat, saya setuju dengan hal itu,” katanya, Senin (29/5/2017), dilansir Antara.

Ia mengimbau masyarakat, terutama ketua RT dan RW yang bersentuhan dengan masyarakat, untuk melakukan pendataan identitas diri warganya. Sebaiknya, kata dia, masyarakat luar daerah untuk tertib administrasi, misalnya menunjukkan surat pindah dari daerah asalnya ke RT atau RW.

“Sekarang diberlakukan harus ada surat pindah karena waktu saya dahulu mahasiswa pun harus lapor RT RW, ini jangan sampai longgar, RT RW bagaimana mengawasi warga, termasuk warga yang perilaku aneh-aneh itu,” katanya.

Advertisement