Badai di Afsel, 8 Tewas Ribuan Orang Mengungsi

ilustrasi/ NOAA

CAPE TOWN–Badai musim dingin menerjang ibu kota Afrika Selatan, Cape Town dan sekitarnya. sedikitnya delapan orang tewas dan ribuan orang meninggalkan rumah mereka. Badai ini merupakan yang terburu dalam 30 tahun belakangan.

Badai disertai hujan itu memicu gelombang tinggi hingga 12 meter dan diperkirakan masih akan terus berlanjut. Demikian peringatan Dinas Cuaca Afrika Selatan.

Dilansir Antara, Kamis (8/6/2017), jutaan orang di kota kumuh, yang sebelumnya menghadapi kekeringan parah, terdampak paling berat. Banjir dan hujan deras menyapu rumah mereka, yang dibangun dengan papan dan lembaran seng.

“Delapan orang dinyatakan tewas sejauh ini, dan ribuan orang mengungsi,” James-Brent Styan, juru bicara kementerian pemerintahan lokal Cape Barat, menegaskan.

Dia mengatakan bahwa dalam insiden tersebut, satu keluarga beranggotakan empat orang tewas dalam kebakaran yang disebabkan oleh petir. Keluarga lainnya tewas akibat bangunan runtuh.

Tentara, polisi dan petugas darurat lain berusaha mengungsikan warga terdampak badai itu dan memberi mereka tempat penampungan darurat serta makanan

Advertisement