Gen Halilintar : Jangan Pernah Bosan Menebar Kebaikan

gen halilintar
Foto Dok Jun Aditya KBK

JAKARTA (KBK) – Sore hari di pertengahan bulan suci ramadan suasana Loby Atrium Kalibata City Jakarta Selatan tampak dipenuhi anak-anak. Di depan panggung bertuliskan “Bahagianya Berbagai Nggak Habis-Habis” puluhan bocah tersebut menerikan yel-yel Gen Halilintar. Setelah Muhammad Attamimi Halilintar menaiki panggung setinggi 60 cm susana pun pecah dengan teriakan bahagia.

Tiga belas menit kemudian satu per satu anggota Gen Halilintar pun memenuhi panggung, usai memberikan parcel ramadan kepada para mustahik acara pun dilanjutkan dengan sharing kebaikan dan nyanyi bareng. Gen Halilintar adalah nama atau julukan sebuah keluarga muslim Indonesia yang suka berbagi dan banyak menebar kisah inspiratif.

Di sela-sela acara ‘Bagi-Bagi Parcel Ramadan Dompet Dhuafa’ Lenggogeni Faruk atau akrab yang disapa Gen, ibu dari sebelas anak Gen Halilintar kepada KBK menuturkan bulan ramadan merupakan bulan dimana manusia hanya dihadapkan oleh satu musuh yakni hawa nafsu dalam diri masing-masing.Guna mengalahkan musuh tersebut Gen mewajibkan seluruh anak-anaknya untuk menanamkan dan menebar kebaikan dengan cara berbagai.

Kebaikan tersebut menurut Gen bisa diajarkan kepada anak dengan cara memanfaatkan puasa. Pada saat puasa fisik akan melemah, dampak ikutannya hawa nafsu juga melemah. Kondisi tersebut digunakan Gen untuk membombardir hawa nafsu dengan melakukan morning briefing di pagi hari usai sahur bersama keluarga.

“Pada morning briefing kami lakukan brain storming, menyanyi sampai mengajukan ide-ide kreatif. Ide-ide itu tak jarang yang berbuntut pada kebaikan umat. Kebaikan itu lantas kami bagikan melalui youtube dan acara-acara event seperti ini,” ucap Gen yang setiap hari rutin melahirkan konten baru di akun youtube miliknya.

Ada pun konten dalam youtube yang kerap dibagikan Gen Halilintar meliputi ilmu sosial, cara bertaveling, seputar rumah tangga, beribadah, kejujuran dan lain sebagainya. Cara menanamkan nilai kebaikan lainnya yang diajarkan Gen juga melalui konsep rumah hotel dimana kesebelas anaknya mengemban tugas layaknya pelayan di sebuah hotel. Ada yang ditugaskan menyuci, memasak, kebersihan rumah, keamanan dan kebersihan pekarangan. Dengan cara tersebut kesadaran anak-anak untuk berbagi kebaikan akan terbangun.

Ditanya seputar program-program Dompet Dhuafa wanita kelahiran 29 Oktober 1972 itu mengatakan bahwa Gen Halilintar dengan Dompet Dhuafa memiliki kesamaan cara pandang yakni sama-sama suka berbagi. Jika Dompet Dhuafa kerap melakukan kebaikan via event seperti Bagi-Bagi Parcel Ramadan, Gen Halilintar lebih aktif di media sosial dalam membagikan pengalaman. Atas dasar kesamaan tersebut Gen bersedia menjadi brand ambasador Dompet Dhuafa Ramadan.

“Dalam memandang program parcel ramadan ini kami memandang berbagi adalah sesuatu yang dianjurkan oleh Allah dan sebagai bentuk kasih sayang kepada sesama. Berbagai itu lebih tajam dari pada doa. Dengan berbagai kita mendapat kasih sayang dan ridho Allah, apalagi bila dilakukan pada bulan ramadan,” Jelas Gen yang favorit menyantap sari kelapa sebagai takjil buka puasa.

Melihat berbagai kebaikan versi anak muda, Muhammad Attamimi Halilintar berujar berbagi itu tidak hanya harus dilakukan oleh orang tua. Kebaikan patut dilestarikan dan disebar melalui anak muda dan bila perlu anak muda juga harus bisa menanamkan berbagai kebaikan kepada generasi yang lebih muda. Atta menambahkan keberhasilan seseorang tak akan ada artinya jika tidak diteruskan dengan berbagai.

“Kalau mau jadi anak muda yang keren itu harus pandai berbagi. Bisa berbagi ilmu, pengalaman termasuk harta. Yang paling penting berbagi parcel ramadan,” kata anak pertama dari keluarga Gen Halilintar itu.

Menimpali Atta, Gen mengatakan program Bagi-Bagi Parcel Ramadan Dompet Dhuafa dinilai sangat bagus, pasalnya selain berbagai Dompet Dhuafa juga mengiringinya dengan kegiatan sharing dari masing-masing penerima manfaat. Jika hanya sekedar bagi-bagi dikatakan Gen tidak akan memiliki esensi dan dampaknya penerima manfaat hanya sekedar gembira namun tidak ada suatu manfaat untuk meningkatkan takwa kepada Allah.

“Dengan adanya program berbagi ini semoga yang membagi dan yang dibagi semuanya menuju takwa kepada Allah,” papar Gen diringi anggukan 11 anaknya yang hadir di acara bagi parcel ramadan.

Guna meningkatkan ketakwaan tersebut, selain dengan berbagai Gen juga selalu mengajarkan anak-anaknya untuk selalu stay conected kepada Allah jika tengah menghadapi kesulitan. Segala tantangan yang dihadapi, keluarga Gen Halilintar wajib memandangnya sebagai suatu cobaan yang memberi hikmah pada kehidupan.

Hikmah kehidupan itu juga dipetik Gen dari serangkaian acara sosial yang kerap diikutinya. Gen mengaku selama ramadan ia banjir undangan acara baik yang bersifat hiburan, talkshow maupun kegiatan sosial namun Gen mengatakan lebih tertarik mengikuti acara beraroma sosial demi menebar dan membagikan kebaikan ke setiap umat.

“Demi kebaikan umat kami tidak pernah kehabisan ide untuk menebar kebaikan karena kami memiliki 11 kepala. Terutama suami saya Pak Halilintar yang seperti tidak pernah kehabisan ide. Semoga kebaikan yang kami dan Dompet Dhuafa tebarkan bedampak pada umat terutama untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah. Jangan pernah bosan menebar kebaikan,” tutup Gen.

Advertisement