Sebulan, 1.000 Orang di Yaman Tewas Akibat Kolera

Wabah Kolera semakin menjamur di Yaman/ EPA
YAMAN – Hampir 1000 orang telah meninggal akibat kolera di Yaman hanya dalam waktu sebulan, dan wabah kolera ini dianggap sebagai salah satu wabah penyakit terburuk sejak gempa Haiti 2010.

Kolera telah membuat negara termiskin di kawasan ini semakin terpurukĀ  di mana sistem kesehatan telah runtuh di tengah perang dua tahun terakhir.

Sejak akhir April, 942 orang telah meninggal dan ada 129.000 lagi kasus yang dicurigai, seperti dikatakan Save The Children, Kamis (15/6/2017), dilansir The Times.

Kelompok bantuan tersebut mengatakan setidaknya satu anak terinfeksi setiap menit, dan tingkat infeksi telah meningkat tiga kali lipat dalam dua minggu terakhir. Lebih dari 30 orang meninggal sehari.

Sementara itu perwakilan UNICEF Yemen Meritxell Relano mengatakan, “Kolera telah datang dengan sempurna. Hanya separuh dari pusat kesehatan negara yang masih beroperasi. Kecepatan penyakit ini belum pernah terjadi sebelumnya, “kata nya.

“Angka bisa dengan mudah mencapai 250.000 kasus dalam enam bulan. Perawatan kesehatan, air dan sanitasi, dan sistem pengumpulan sampah telah runtuh. Tak satu pun pekerja sektor publik, seperti dokter, perawat, telah dibayar dalam sembilan bulan. Sementara itu rumah sakit dan pusat perawatan sangat penuh dengan pasien yang juga banyak terlantar di lantai,” ungkapnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan hampir 19 juta orang, dua pertiga penduduknya, bergantung pada bantuan. PBB juga telah mengeluarkan peringatan kelaparan. Dikhawatirkan jumlah korban jiwa kolera akan meningkat.Ā 

Advertisement