Dompet Dhuafa dan RSIA Sayyidah Sepakat Berikan Layanan Kesehatan untuk Kaum Dhuafa

dhuafa
Tasyakuran peresmian RSIA Sayyidah bersama Dompet Dhuafa

JAKARTA (KBK) – Dompet Dhuafa bersama RSIA Sayyidah sepakat lakukan sinergi dibidang kesehatan dalam rangka memberikan akses layanan kesehatan untuk kaum dhuafa. RSIA Sayyidah merupakan rumah sakit spesialis ibu dan anak yang terletak di Pondok Kelapa, Jakarta Timur dan sejak pertengahan Juni 2017 pasien yang hendak berobat cukup membayar pakai doa.

Direktur Dompet Dhuafa Filantropi Imam Rulyawan menuturkan dengan sistim tersebut diharapkan semakin banyak kaum dhuafa khususnya yang berada di Jakarta Timur dan di DKI Jakarta pada umumnya dapat terpenuhi layanan kesehatannya. Ada pun pola kerjasama yang diterapkan ialah pelimpahan manajemen rumah sakit kepada Dompet Dhuafa dengan cara bagi hasil 35-65 selama 15 tahun.

“Kami menargetkan dimana tahun ini bisa tercapai 1000 tempat tidur untuk pasien dhufa. Mudah-mudahan dengan kita melakukan sinergi bersama RSIA Sayyidah layanan kesehatan kepada kaum dhuafa bisa semakin baik lagi karena semakin dekat dan semakin ramah bagi kaum dhuafa,” ujar Imam saat acara tasyakuran peresmian rumah sakit (15/6).

Direktur Utama PT Sayyidah M.Ali Takwan mengatakan pihaknya percaya dibawah manajemen rumah sakit yang dikelola Dompet Dhuafa, RSIA Sayyidah dapat lebih maju, lebih baik dan lebih berdaya guna bagi umat muslim. Kemudian lanjut Ali diharapkan kerjasama ini bisa berguna menolong banyak umat muslim untuk mengakses kesehatan.

“Saya percaya melimpahkan manajemen rumah sakit ke Dompet Dhuafa karena saya tertarik dengan beberapa program yang ditawarkan. Dengan hadirnya Dompet Dhuafa lahan tidur RSIA Sayyidah bisa bangkit kembali dan saya yakin pembangun manusia sehat dapat terwujud,” ujar Ali.

Pimpinan PT Japati Indonesia Hadiyanto yang sudah mewakafkan sistim rumah sakit ke seluruh rumah sakit dibawah manajemen Dompet Dhuafa mengatakan adanya sinergi antar RSIA Sayyidah dan Dompet Dhuafa merupakan hal yang sangat luar biasa. Hal tersebut menurut Hadiyanto menandakan bahwa potensi zakat umat bisa mendayagunakan masyarakat secara tepat. Dalam hal ini Hadiyanto fokus mengkoneksikan sistim dan manajemen rumah sakit dengan BPJS kesehatan.

“Intinya umat membantu umat. Wakaf rumah sakit ini adalah hal yang berbeda dan sangat bermanfaat, karena saya lihat yang dibutuhkan kaum dhuafa itu tidak hanya uang atau sembako tetapi juga layanan kesehatan yang memiliki efek jangka panjang,” ucap Hadiyanto.

Advertisement