Terlalu, Dukung Tim Kriket Pakistan 15 Warga India Ditangkap

Tim Kriket Pakistan merayakan kemenangan / Al Jazeera-Reuters

NEW DELHI–Kepolisian India menangkap 15 pria yang merayakan kemenangan tim kriket Pakistan. India dikalahkan Pakistan dalam laga final ICC Champion Trophy 3 hari lalu. Polisi menuduh mereka melakukan penghasutan dan diancam penjara seumur hidup.

Pria yang semuanya beragama Islam ini berusia antara 19 hingga 35 tahun. Mereka ditangkap di distrik Burhanpur, Madhya Pradesh, bagian selatan. Polisi beralasan, warga setempat merasa terganggu ketika mereka meneriakkan yel-yel pro-Pakistan dan menyalakan petasan setelah pertandingan berakhir pada hari Minggu malam.

“Kami menerima keluhan dari seorang pria Hindu setempat yang menuduh mereka merayakannya setelah India kalah dalam pertandingan,” kata kepala polisi Burhanpur, Raja Ram Parihar kepada kantor berita AFP.

Dilansir Al Jazeera, mereka juga akan didakwa melakukan persekongkolan kriminal. Parihar menambahkan, perayaan tersebut dilakukan selama berjam-jam di daerah yang sensitif. Desa dimana kejadian tersebut terjadi, populasinya 60 persen Muslim.

Mereka akan disiding pada Selasa mendatang. Sebelum itu, mereka akan mendekam di penjara. Di India, tindakan penghasutan dapat berakibat pada pencabutan paspor, tidak mendapat akses kerja dari pemerintah, hingga penjara seumur hidup.

India dan Pakistan memiliki sejarah hubungan yang tidak bersahabat. Kedua negara juga memiliki persaingan abadi ddi di lapangan kriket. Sebelum ini, penggemar kriket di kedua negara juga kerap ditangkap karena mendukung tim lawan.

Tahun 2014 lalu misalnya, 60 siswa di India juga ditahan atas tuduhan penghinaan setelah mereka merayakan kemenangan Pakistan atas India. Sementara pada tahun lalu, seorang pria Pakistan ditangkap karena melambaikan bendera India setelah idolanya, batsman India Virat Kohli, berhasil memenangkan timnya.

Advertisement