SUKABUMI, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa terus melebarkan komitmennya dalam mendukung pendidikan berbasis keagamaan di Indonesia. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peninjauan langsung proyek pembangunan gedung asrama santri di Pondok Pesantren Green Tahfiz Lido (PTGL) di Sukabumi, Jawa Barat.
DD Konstruksi mendapat amanah dalam pembangunan tersebut. Pelaksana Pembangunan Rizal Ahmad Zein menjelaskan pembangunan sudah on schedule.
Rizal mejelaskan bahwa pengerjaan tahap awal pembangunan gedung ini diawali dengan penguatan struktur pondasi secara mendalam. Hal ini dilakukan guna menjamin ketahanan dan keandalan bangunan dalam jangka panjang sebelum melanjutkan ke struktur lantai atas.
“Pondasi kita kuatkan dulu, kedalaman kita kuatkan dulu supaya nantinya berdiri bangunan yang kokoh,” katanya di lokasi pembangunan, Jumat (24/7/2026).

Secara keseluruhan, perencanaan gedung asrama santri ini dirancang hingga tiga lantai, lengkap dengan rooftop. Fasilitas rooftop tersebut nantinya dapat difungsikan untuk berbagai aktivitas santri, seperti mencuci, menjemur pakaian, hingga area bersantai.
Saat ini, fokus pengerjaan tahap awal terkonsentrasi pada lantai satu gedung. Rizal mengonfirmasi bahwa progres pengerjaan pada lantai dasar tersebut telah mencapai angka 90 persen dan hampir rampung sepenuhnya.
Lantai satu gedung ini didesain berupa ruangan terbuka (open space) yang serbaguna. Fasilitas ini disiapkan agar santri memiliki area komunal yang fleksibel untuk berinteraksi dan berkegiatan bersama di luar ruang kelas maupun masjid.
“Ini ada ruangan terbuka yang nantinya akan digunakan santri mereka bisa beraktivitas bersama di sini, aktivitas bebas selain di kelas ataupun di masjid. Nah, sekarang sudah kita siapkan,” katanya.
Kawasan PTGL kini didukung oleh sektor produktif hijau yang signifikan. Di area ini terdapat lahan kebun terbuka seluas 1.000 meter persegi di sisi kiri, fasilitas greenhouse modern seluas lebih dari 1.000 meter persegi, serta lahan pertanian produktif lainnya di sisi kanan yang siap dipanen guna menopang kemandirian operasional pesantren





