WASHINGTON (KBK) – Para peneliti memastikan 400 laki-laki gay dan wanita transgender di Perancis dan Kanada, berada pada risiko tinggi penularan HIV. Mereka didefinisikan sebagai orang yang memiliki seks anal tanpa kondom dengan dua atau lebih mitra dalam periode enam bulan.
Untuk itu, kepada mereka para peneliti memberikan obat anti-HIV setiap hari, agar dapat mengurangi kemungkinan tertular virus AIDS dari orang-orang yang berisiko tinggi,
Hasil studi ini kemudian dirilis New England Journal of Medicine, Selasa (1/12/2015).
Mereka yang meminum obat antiretroviral, Truvada, sebelum dan setelah berhubungan seks, sebanyak 86 persen dapat menekan penularan , kata penelitian tersebut.
Penelitian ini dipimpin Jean-Michel Molina dari Hopital Saint-Louis di Paris dan Jean -Francois Delfraissy dari ANRS, Badan Penelitian Perancis.
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan beberapa khasiat Truvada sebagai obat pencegahan HIV / AIDS ketika diminum setiap hari.
“Namun kepatuhan adalah tantangan besar. Bahkan, kepatuhan yang rendah dianggap sebagai salah satu alasan mengapa dua percobaan yang melibatkan perempuan heteroseksual menjadi gagal menunjukkan manfaat dari obat tersebut,” tulis penelitian itu, seperti dilansir Xinhua, Rabu (2/12/2015),





