Lama-lama di Depan Komputer Bisa Sebabkan Obesitas, Kok Bisa?

Penelitian terbaru, Kebanyakan di depan komputer dapat menyebabkan kegemukan. Foto: Odyb

MELBOURNE (KBK) – Bagi anak-anak yang suka game online dan berlama-lama di Warnet atau para workaholic yang suka lupa waktu, ini bisa menjadi pelajaran. Sudah ada penelitian baru dari Australia tentang kebiasaan buruk ini.

Penggunaan komputer berlebihan akan menyebabkan masalah bagi kesehatan, telah diidentifikasi sebagai masalah kesehatan yang paling mengkhawatirkan bagi orang tua terhadap anak-anaknya di Australia.

Penilitian dilakukan Dokter Anak Departemen Kesehatan di Australia, dengan meneliti 2.000 responden, pasien Poli Anak di Rumah Sakit Royal Melbourne.

Tim peneliti meminta orang tua untuk menyebutkan masalah kesehatan terbesar yang dihadapi anak-anak mereka dari 29 pilihan yang sudah ditentukan.

Survei, yang dijalankan menemukan bahwa 58 persen orang tua mengeluhkan anak-anak mereka terlalu lama di depan komputernya, mereka menginginkan anak-anak mereka juga melakukan aktivitas luar.

Dr Anthea Rhodes, Direktur Poli Anak di Rumah Sakit Royal Melbourne mengatakan, polling tertinggi ternyata orang tua memilih anak-anak mereka sering menggunakan perangkat elektronik dan dikaitkan dengan kesehatan yang buruk.

“Waktu di depan layar komputer telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan pada anak-anak,” kata Rhodes seperti yang dikutip KBK dari Xinhua,  Kamis (3/12/2015).

“Penelitian telah menunjukkan bahwa kebanyakan di depan layar komputer terkait dengan perilaku menetap yang dapat menyebabkan obesitas. Ada banyak interaksi dengan gaya hidup modern dari anak-anak dari hasil penelitian kami,” ungkap Rhodes.

Sebuah laporan terbaru dari Cancer Council dan Yayasan Jantung Nasional Australia melihatkan 77 persen dari 9.000 siswa sekolah menengah, menghabiskan lebih dari waktu yang direkomendasikan (dua jam sehari) berada di depan perangkat elektronik. Hanya 24 persen yang dalam 60 menit pergi melakukan aktivitas fisik di luar.

Penelitian menemukan, obesitas mendapat peringkat kedua sebanyak 55 persen dari peserta yang diteliti.

Secara keseluruhan, 10 masalah kesehatan anak tertinggi adalah waktu yang berlebihan di depan layar, obesitas, aktivitas fisik tidak cukup, diet yang tidak sehat, intimidasi, penggunaan narkoba ilegal, keluarga kekerasan dalam rumah tangga, keamanan internet, penyalahgunaan dan penelantaran anak dan bunuh diri.

Advertisement