Belajar di Tenda Darurat, Sejumlah Siswa di Garut Pingsan Akibat Kepanasan

Ilustrasi Siswa SMAN 30 Garut UN di tenda darurat/ Tribun Jabar

GARUT – Lima siswa SMA Negeri 30 Garut di Kecamatan Cihurip, Kabupaten Garut, Jawa Barat,  pingsan akibat kepanasan saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda darurat.

Para siswa terpaksa belajar di tenda darurat yang didirikan untuk pengganti bangunan sekolah yang ambruk.

Dikutip Antara, seorang guru SMA Negeri 30, Deni Sahay, menuturkan  puluhan siswa sementara belajar di tenda darurat yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar sejak April 2017.

Menurut dia, siswa yang pingsan saat belajar karena tidak kuat menahan panas teriknya matahari di dalam tenda darurat tersebut. Dikatakannya cuaca pada Senin (24/7/2017) sangat panas.

Ia menyebutkan, siswa yang pingsan yakni tiga siswa kelas X dan dua siswa kelas XI dengan kondisi fisik tampak lemah.

Menurut dia, jika kondisi belajar terus berlama-lama seperti itu, khawatir membuat buruk kesehatan siswa dan mengurangi konsentrasi belajar siswa.

Deni sebagai perwakilan sekolah dan para siswa berharap Pemerintah Provinsi Jabar dapat segera memperbaiki ruang kelas SMA Negeri 30 Garut yang ambruk.

Advertisement