Ibu dan Bayi di Tangsel Hidup di Kandang Unggas, Tak Ada Listrik dan Sangat Memprihatinkan

Mia dan bayinya tinggal di gubuk yang menyatu dengan kandang unggas, tanpa adanya listrik/ Tangerangnews

TANGERANG – Kisah memprihatinkan datang dari Mia, wanita berusia 18 tahun yang tinggal bersama bayi lelakinya di sebuah gubuk yang memprihatinkan di RT 1/3 Kelurahan Kademangan, Setu, Kota Tangsel.

Berbentuk panggung dan tidak teraliri listrik,   posisi tempat tinggal Mia dan bayinya jauh dari pemukiman warga. Dia berada di sekitar pedalaman rawa yang ada di Kademangan. Hal tersebut membuat warga khawatir akan terjadi sesuatu kepada Mia dan sang bayi.

Karenanya, warga melaporkan itu kepada Dinas Sosial Kota Tangsel. Pada Kamis (27/7/2017) ini, Dinas Sosial langsung mengevakuasi keduanya.

Selain tak ada listrik, ironisnya tempat tidur, dapur,dan kamar mandi menjadi satu dengan kandang unggas. Seketika melihat, kondisi tersebut jelas tempat tinggal Mia jauh dari kata sehat.

Kepala Seksi Anak dan Lanjut Usia Dinsos Tangsel , Tedi Darmadi menyatakan, ketua RT dan perangkat wilayah lain, seharusnya bertindak cepat membantu kesulitan warga dengan segera melaporkannya kepada rumah singgah Dinsos Kota Tangsel.

“Saat didatangi bayi tersebut dalam kondisi yang kurang sehat. Makanya kita langsung sarankan agar ibu bersama bayinya kita evakuasi ke rumah singgah menjalani perawatan dengan lebih layak lagi,” ucap Tedi

Pihaknya kemudian membujuk agar Mia mau untuk sementara waktu merawat bayi di rumah singgah yang berada tidak jauh dari rumah gubuk itu.

Meski ibu dari bayi tersebut ragu untuk pindah ke rumah singgah, namun pihaknya berhasil meyakinkannya dengan pertimbangan kesehatan bayi yang masih berusia satu tahun itu.

“Kita yakinkan ke ibunya, bahwa di rumah singgah semua terjamin. Mulai dari kebersihannya, tidur, makan, hingga perawatan kesehatan. Bahkan beberapa perlengkapan bayinya juga dijamin. Kalau sayang sama bayinya maka harus mau ke rumah singgah. Kami bersyukur ibu dari bayi itu mau,” tambahnya, dilansir Tangerangnews, Sabtu (29/7/2017).

Sesampainya di rumah singgah, bayi tersebut langsung dibawa oleh petugas ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas). Rupanya,usai diperiksa, pihak Puskesmas menyarankan agar bayi itu mendapat penangan lebih intensif ke RSUD Kota Tangsel. Kini, diketahui bayi Mia mengidap ISPA dan dehidrasi.

Advertisement