Matraman Tertinggi Dalam Kasus DBD di Jaktim

ilustrasi

JAKARTA-Memasuki musim pancaroba seperti beberapa pekan ini kasus DBD meningkat. Dari 10 kecamatan di Jakarta Timur, Matraman, menempati tempat teratas kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)

“Matraman dapet Plang Merah DBD, agar ini menjadi perhatian, dan terus meningkatkan kepedulian dan upaya mengantisipasi DBD di wilayahnya,” kata H Junaidi, Seko Jakarta Timur, seperti diberitakan Poskota, sabtu (5/12).

Disebutkan, upaya mengatasi DBD harus dilakukan bersama-sama seluruh elemen termasuk masyarakat. Bagi aparat hal ini menjadi tantangan lebih meningkatkan kinerja.

Sementara, Iwan Kurniawan, Kasudin Kesehatan Jakarta Timur, mengatakan dari evaluasi akhir Kecamatan Matraman menduduki ranking teratas dalam angka kesakitan atau incident rate (IR) DBD se Jaktim. Angka ini merupakan pembanding antara kasus dengan jumlah penduduk.

Camat Matraman, Hari Nugroho, yang dihubungi mengatakan sebenarnya di Kecamatan Matraman hanya ditemukan 4 kasus DBD. Satu di Palmeriam dan tiga di Pisangan Baru.

“Tapi, karena jumlah penduduk kita paling kecil, sehingga IR paling tinggi,” katanya.

Jika dalam jumlah kasus, sebenarnya wilayah Cakung dan Duren Sawit lebih tinggi dibanding Matraman.

Advertisement