AFGHANISTAN – Serangan bunuh diri terjadi di sebuah masjid Syiah yang penuh sesak di provinsi Herat, Afghanistan barat, dan telah menewaskan setidaknya 30 orang yang sedang beribadah dan melukai 63 lainnya.
Lebih dari 60 orang diyakini telah terluka, banyak di antaranya dibawa ke rumah sakit utama di kota Herat, ibu kota provinsi tersebut.
Sebelumnya, juru bicara gubernur provinsi, Jalani Farhad mengatakan kepada Al Jazeera bahwa korban tewas telah mencapai 50 orang.
Mehdi Hadid, seorang anggota parlemen dari Herat, yang pergi ke lokasi tersebut segera setelah ledakan tersebut mengatakan kepada The Associated Press bahwa adegan tersebut merupakan salah satu pembantaian mengerikan.
Dia memperkirakan setidaknya 100 orang tewas dan terluka tersebar di seluruh Masjid Jawadia.
“Sekitar pukul 8:00 malam (1530 GMT) malam, sebuah serangan teroris dilakukan di sebuah masjid di distrik keamanan ketiga di kota Herat,” kata juru bicara kepolisian Herat Abdul Ahad Walizada kepada kantor berita AFP.
“Berdasarkan informasi awal kami, dua teroris terlibat salah satu dari mereka mengenakan rompi bunuh diri, yang meledakkan dirinya sendiri sementara yang kedua dipersenjatai dengan sebuah senapan. Mereka berdua tewas,” tambahnya.
Serangan tersebut terjadi di tengah shalat isya, Selasa (1/8/2017) saat masjid itu dipenuhi 300 jamaah.