Koalisi Saudi Dituding Halangi Pengiriman Bahan Bakar Pesawat Kemanusiaan PBB

Ilustrasi/ Foto: Reuteurs

YAMAN – Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertempur di Yaman dilaporkan menghalangi pengiriman bahan bakar pesawat PBB yang membawa bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan ke ibukota  Sanaa.

Al Jazeera melaporkan Auke Lootsma, direktur negara dari Program Pembangunan PBB (UNDP), Selasa (1/8/2017) mengatakan jika  Perserikatan Bangsa-Bangsa mengoperasikan dua penerbangan kemanusiaan ke Sanaa dari Amman dan Djibouti, namun tidak ada bahan bakar jet yang tersedia di ibukota Yaman untuk pesawat tersebut untuk melakukan perjalanan pulang.

“Kami memiliki kesulitan mendapatkan izin dari koalisi dan dari pemerintah Yaman untuk mengangkut bahan bakar jet ini ke Sanaa untuk memfasilitasi penerbangan ini,” kata Lootsma kepada wartawan melalui  video dari Sanaa.

Upaya bantuan juga terhambat oleh penundaan dan penolakan visa, oleh pemerintah Yaman dan oleh pemberontak yang menguasai Sanaa.

Koalisi pimpinan Saudi telah berulang kali dituduh memblokir bantuan ke Yaman, salah satu negara termiskin di dunia Arab, yang telah berlutut sejak kampanye militer dimulai pada Maret 2015.

Sistem kesehatan Yaman telah runtuh selama perang melawan pasukan koalisi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melawan pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran.

Lootsma mengatakan bahwa dia melihat belum ada pencerahan untuk perang yang telah menyebabkan ribuan orang meninggal, dimanatujuh juta orang berisiko kelaparan dan lebih dari 400.000 orang menderita kolera.

Menurut Komite Internasional Palang Merah, lebih dari 3 juta orang telah meninggalkan rumah mereka sejak permulaan konflik, dan lebih dari 20 juta di seluruh negeri membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Advertisement