TEPI BARAT – Pasukan Israel telah menghancurkan sebuah bangunan perumahan Palestina di sebuah desa di Tepi Barat yang terletak di sebelah tenggara Yerusalem Timur yang diduduki al-Quds.
Kantor berita Palestina Wafa melaporkan pada hari Senin (18/9/2017) bahwa buldozer Israel menghancurkan bangunan tempat tinggal di desa al-Zayyem dengan dalih dibangun tanpa izin.
Badan tersebut mencatat bahwa pasukan Israel mengepung daerah di mana bangunan itu berada sebelum buldoser mulai membongkarnya.
Pembongkaran rumah dan struktur Palestina paling sering terjadi di Area C, di mana hampir semua aplikasi Palestina untuk izin mendirikan bangunan ditolak oleh pihak berwenang Israel.
Sebuah laporan baru-baru ini oleh Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menunjukkan bahwa pemerintah Israel telah menghancurkan atau menyita 1.089 bangunan milik Palestina sejak awal tahun lalu sampai 28 Desember.
Pembongkaran tersebut telah menyebabkan 1.593 orang Palestina kehilangan tempat tinggal dan mempengaruhi kehidupan 7,101 lainnya, menurut laporan yang dikeluarkan pada 29 Desember 2016.
PBB juga mencatat bahwa “mayoritas besar” struktur Palestina dihancurkan atau disita karena kebijakan Israel membuat hampir tidak mungkin warga Palestina mendapatkan izin mendirikan bangunan.
Pembongkaran Israel terhadap rumah dan struktur Palestina telah menimbulkan kekhawatiran di antara para diplomat dan kelompok hak asasi manusia karena dianggap sebagai pelanggaran hukum rezim Tel Aviv yang terus berlanjut.





