Pengungsi Gunung Agung Mulai Alami Gangguan Kesehatan

Ilustrasi Pengungsian warga sekitar gunung agung/ Okezone

BALI – Sehari sudah ratusan warga Desa Sebudi, Kecamatan Selat Karangasem dan sekitarnya yang mengungsi GOR Swecapura, Klungkung, dan , beberapa orang telah mengalami gangguan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, dr. Ni Made Adi Swapatni menyatakan sesuai hasil pemeriksaannya, sejumlah pengungsi mengalami gangguan kesehatan, seperti hipertensi, sesak nafas pada bayi,hingga rematik.

“Tetapi secara umum, kondisinya masih tergolong baik. Untuk yang kesehatannya menurun sudah langsung tertangani,” jelasnya.

Sebagai bentuk penanganan terhadap jumlah pengungsi yang berpotensi meningkat, mantan Direktur RSUD ini mengaku menempatkan petugas yang siaga 24 jam.

“Itu diatur. Akan ada sepuluh petugas yang rutin berjaga. Ini juga dikoordinasikan dengan RS maupun rumah sakit. Intinya kami siap memberikan penanganan,” tandasnya, dilansir Balipost.

Pengungsian ini mulai berlangsung, Kamis (21/9/2017) pukul 10.30 Wita, seiring dengan status Gunung Agung level siaga. Sampai Jumat pagi pukul 08.30 Wita, jumlah pengungsi di tempat ini telah mencapai 186 KK yang terdiri 652 jiwa.

Advertisement