Bentrokan di Kamp Pengungsi di Sudan, Tiga Tewas

Ilustrasi Warga sipil Sudan Selatan berlari menyelamatkan diri dari pertempuran di pangkalan militer PBB di kota Malakal, 18 Februari 2016 lalu/ VOA

SUDAN – Sedikitnya tiga orang tewas dan lebih dari 20 orang terluka ketika tentara Sudan bentrok di sebuah kamp pengungsi Darfur Selatan.

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan pada hari Jumat bentrokan terjadi dengan orang-orang yang mengungsi ketika mereka melakukan demonstrasi menentang kunjungan Presiden Omar Al-Bashir.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bentrokan terjadi saat tentara membubarkan pemrotes saat Bashir mengunjungi daerah Shatia, di mana pemerintah telah dituduh melakukan pembersihan etnis, dalam perjalanan pertamanya ke sana sejak konflik di Darfur pecah pada tahun 2003.

Bashir pergi ke Darfur untuk menunjukkan kemajuan sebelum keputusan AS pada bulan Oktober untuk mencabut sanksi sebagai imbalan atas kondisi pertemuan di Sudan, termasuk menyelesaikan konflik dan memperbaiki usaha kemanusiaan di lapangan.

Sedikitnya tiga orang pengungsi tewas dan 26 lainnya cedera saat tentara menyerang pemrotes di kamp Kalma, misi penjaga perdamaian Uni Afrika, yang dikenal sebagai UNAMID, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Saya meminta semua orang yang terlibat dalam situasi ini untuk mengembalikan ketenangan sesegera mungkin. Kesepakatan resolusi damai adalah satu-satunya jalan ke depan bagi rakyat Darfuri, “kata Perwakilan Khusus Bersama UNAMID, Jeremiah Mamabolo, dikutip Reuters.

Advertisement