MYANMAR – Tentara Myanmar kembali mengklaim menemukan 17 jenazah penduduk desa Hindu sehingga totalnya menjadi 45 orang yang dituduhkan pada militan Rohingya ARSA sebagai pelaku pembunuhnya.
45 jenazah tersebut telah ditemukan sejak hari Minggu dan dikuburkan di luar sebuah desa di Negara Bagian Rakhine di Myanmar barat.
Myanmar mengatakan sebelum kuburan massal ditemukan bahwa lebih dari 400 orang telah terbunuh, kebanyakan dari mereka adalah pemberontak.
Diberitakan sebelumnya Dewan Rohingya Eropa meminta Myanmar melakukan penyelidikan dengan benar terkait tuduhan tersebut.
Dewan Rohingya Eropa membantah klaim tersebut, dengan mengatakan masih belum jelas apakah militan atau angkatan bersenjata Myanmar terlibat dalam insiden tersebut.
Dalam sebuah e-mail ke Anadolu Agency, ketua dewan Hla Kyaw mengatakan, “Kami tidak dapat secara independen memverifikasi apakah penduduk desa Hindu tersebut benar-benar dibunuh oleh ARSA.” ujarnya.





