BALI – Kepala Bidang Mitigasi Gunungapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gede Suantika mengatakan aktivitas kegempaan Gunung Agung sejak dua hari terakhir mengalami penurunan.
Dilansir Antara, hasil pencatatan di Pos Pengamatan Gunung Api Di Desa Rencang pada Sabtu (30/9/2017) menunjukkan permukaan kawah Gunung Agung mengalami keretakan diperkirakan mencapai panjang 100 meter. Sementara aktivitas kegempaan Gunung Agung pada Senin (2/10/2017) Pukul 06.00 sampai 12.00 Wita yakni kegempaan vulkanik dalam mencapai 88 kali, vulkanik dangkal mencapai 143 kali serta tektonik lokal sebanyak 16 kali.
Sedangkan pada Selasa (3/10/2017) pukul 00.00-06.00 Wita kegempaan vulkanik dangkal 86 kali dan vukanik dalam 65 kali serta tektonik lokal sebanyak 13 kali.
Meski menunjukkan penurunan aktivitas kegempaan, namun kualitas dan kuantitas gempa masih tergolong tinggi dengan tetap status Awas.





