Habis Terkena Razia, Kondisi Kejiwaan Anak ini Terganggu. Kini ia Tinggal di Kandang Ayam Selama 14 Tahun

jiwa

JAKARTA – Perilakunya yang kerap berbuat onar membuat Astaya (23) warga Kampung Asemmuda, Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang dipaksa hidup dalam kandang ayam selama 14 tahun.

Setiap hari, ia harus tidur di dalam kandang ayam berukuran 4×5 meter bercampur kotoran dan nyamuk merupakan rekan tidurnya.

Masalah biaya berobat yang tinggi membuat sang Ibu Sarah harus mengurung anak kesayangannya. Ia menuturkan, saat Astaya berusia 9 tahun, ia bersama tetangganya ikut mengamen ke Jakarta. Namun saat di Jakarta, Astaya dan rekannya kena razia hingga mereka terpisah.

”Sampai akhirnya, saya temukan dia di wilayah Kebon Jeruk, tapi sudah enggak normal lagi,” ujar Sarah seperti dilansir Radar Banten (4/10).

Astaya kerap ngamuk dan membanting. Namun saat normal, anak itu menjadi pendiam. Melihat kondisi itu, Sarah bersama sejumlah keluarganya membuat ruang khusus bagi tempatnya tidur.

”Kami takut dia ngamuk dan kabur. Saya enggak mau anak saya hilang lagi,” ujar Sarah dengan lugu.

Astaya tidak bisa bicara normal, ia hanya bisa mengangguk dan bicara sendiri. Bahasanya khas anak-anak tak sebanding dengan umurnya yang sudah kepala dua.

Semasa sehat Astaya bercita-cita ingin menjadi tentara. Namun karena kejiwaannya terganggu ia hanya tampat di bangku SD.

”Untuk makan sehari-hari saja susah, gimana sekolahnya apalagi berobat,” kata Sarah.

Advertisement