BALI – Kepala PVMBG Kasbani di Pos Pantau Desa Rendang, Karangasem, mengimbau warga tetap berada di radius aman terkait aktivitas vulkanik Gunung Agung yang saat ini masih ditetapkan pada level IV atau awas.
Menurutnya kemungkinan Gunung Agung erupsi masih besar sekali hingga saat ini.
Sejauh ini aktivitas kegempaan gunung yang berada di ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut itu masih tergolong tinggi. Aktivitas kegempaan masih di kisaran 600-700 kali dalam sehari.
“Kegempaan vulkanik masih tinggi. Meskipun dalam satu hari terakhir turun tetapi itu masih sangat fluktuatif dan masih bisa naik lagi,” terangnya, Rabu (4/10/2017).
Pihaknya masih akan melakukan evaluasi selama seminggu ke depan mengenai aktivitas kegempaan gunung tertinggi di Pulau Dewata tersebut, apakah nantinya tetap pada level awas atau diturunkan pada level di bawahnya.
“Evaluasi pasti akan dilakukan. Intinya warga harus tetap berada di zona dan wilayah yang aman karena apapun masih bisa terjadi mengenai status Gunung Agung,” kata Kasbani.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Antara, masyarakat di desa-desa yang wilayahnya masuk KRB (kawasan rawan bencana) mulai kembali ke rumahnya masing-masing untuk beraktivitas karena sudah merasa aman dengan keadaan Gunung Agung.
Made Tunas (62), warga Desa Muncan, sebuah desa yang terletak sekitar 11 kilometer dari kawah Gunung Agung mengaku tidak was-was dengan status gunung yang tercatat telah tiga kali meletus tersebut.
Ia mengaku tetap tenang karena saat ini kalaupun nanti gunung meletus, masih ada waktu untuk menyelematkan diri, terlebih sudah ada kendaraan menuju wilayah aman.
Dia mengingat ketika Gunung Agung meletus dulu, dimana enam bulan setelah meletus dia dan keluarga baru mengungsi.





