Sekolah di Bogor Ambruk Diterjang Banjir Bandang

Ilustrasi sekolah ambruk akibat turap jebol/ kabartangsel

BOGOR – Banjir bandang telah membuat bangunan SDN Kampung Tengah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kondisinya tak memungkinkan digunakan lagi karena 70 persen bangunannya ambruk.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi mengatakan jika kondisi sekolah ini sudah sangat kritis dan tidak layak lagi dipakai untuk kegiatan belajar mengajar.

“Apalagi 70 persen ruang kelas ambruk terbawa banjir. Dan itu harus segera dilakukan, karena anggaran untuk korban bencana memang telah dialokasikan,” ujarnya, Selasa (10/10/2017), dilansir Sindonews.

Pihaknya mendesak Pemkab Bogor segera merelokasi bangunan SDN Kampung Tengah yang memang sudah tak layak dan mengancam keselamatan siswa karena sekolah itu letaknya di bibir sungai.

“Relokasi merupakan solusi yang tepat. Karena saya melihat sendiri kerusakan bangunan sekolah akan percuma saja jika diperbaiki karena tak menjamin kenyamanan dan keamanan siswa yang belajar,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pihaknya meminta Pemkab Bogor segera membangun kembali jembatan dan merelokasi beberapa rumah warga hingga sekolah ke tempat yang lebih layak.

Terlebih, ada lebih dari 44 KK warga Kampung Tengah yang terisolir lantaran jembatan penghubung terputus saat banjir bandang terjadi.

 

Advertisement