Enam Kendaraan ini Hanyut Terseret Banjir Bandang Banyumas

Ilustrasi Dum truk terseret banjir bandang Banyumas/ tribun

BANYUMAS – Banjir bandang Sungai Logawa, Desa Baseh, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah telah menyeret sebanyak enam unit kendaraan.

Kendaraan yang terseret diantaranya sebuah truk jungkit (dump truck) kecil, mobil bak terbuka L300, dan empat sepeda motor.

Menurut Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Heriyana Ady Candra di Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, banjir bandang itu terjadi pada hari Minggu (15/10/2017) pukul 17.30 WIB.

Sebelum kejadian, kata dia, di lokasi penambangan pasir serta batu itu terdapat banyak penambang dan pencari rumput karena secara kebetulan kondisi cuaca cerah.

Menurut dia, air Sungai Logawa saat itu agak keruh namun tidak lama kemudian datang bah dengan ketinggian 1 meter. Setelah ditunggu sekitar 15 menit ternyata air bertambah tinggi, padahal di daerah itu tidak terjadi hujan.

Dilansir Antara, dia juga mengatakan puluhan orang yang ada di tempat itu segera berusaha menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa. Akan tetapi, mereka tidak bisa menyelamatkan peralatan kerja termasuk enam unit kendaraan tersebut.

Selain itu, ditambahkannya,  banjir bandang juga terjadi di Sungai Banjaran pada Minggu (15/10/2017) malam sehingga menggenangi puluhan rumah di Kelurahan Bobosan, Kober, dan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Barat.

Sementara di Kelurahan Mersi RT 01 RW 06, Kecamatan Purwokerto Timur, luapan air Sungai Pelus menggerus tebing di belakang rumah warga hingga longsor sehingga penghuninya diungsikan.

Luapan air Sungai Pelus juga menggerus bagian belakang tiga kamar kos milik Sinta dan rumah milik Darsun di Desa Dukuhwaluh RT 03 RW 02, Kecamatan Kembaran.

Sementara banjir bandang di Sungai Prukut, kata dia, mengakibatkan jembatan penghubung Dusun Karanggondang dan Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, terputus sehingga aktivitas warga menjadi terganggu.

Sebelumnya diberitakan Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyumas Kusworo mengatakan sejumlah sungai di wilayahnya dilaporkan meluap akibat hujan lebat di Gunung Slamet.

Advertisement