JEPARA – Warga Jepara dan sekitarnya tengah dihebohkan dengan adanya busa raksasa yang muncul di area pertanian Dukuh Pentongan, Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Jepara, sejak Jumat (20/10/2017) malam.
Hingga kini masih banyak warga yang berdatangan untuk melihat karena penasaran ingin menyaksikan secara langsung buih busa berwarna putih di saluran air sawah Dukuh Pentongan. Tak hanya masyarakat di dukuh itu, banyak warga yang datang dari luar desa.
Meski busa itu sudah tak sebanyak saat pertama kali muncul, namun warga yang datang bisa melihat buih busa yang sebelumnya sempat ramai di media sosial.
Bahkan, Nurul Handayani salah seorang warga yang datang pada Senin (23/10/2017) siang mengatakan sedikit kecewa karena saat tiba di lokasi buih busa tak setinggi sebagaimana foto yang beredar di media sosial. Meski begitu dia tetap mengabadikan foto di lokasi. Dia juga tampak memegang buih busa karena penasaran.
Salah satu warga Desa Kedungleper Hambali mengatakan, munculnya busa terjadi secara perlahan-lahan. Dia melihat perubahan warna air di aliran air itu.
“Jumat saya memanen kacang, airnya putih berbeda dari biasanya. Kemudian mulai muncul busa sedikit demi sedikit lalu menggunung sampai lebih dari lima meter. Setelah itu, banyak yang datang. Lahan kacang milik saya diinjak-injak. Jembatan di sekitar lokasi ada yang patah,” keluhnya, dilansir Radar Kudus.
Kanit Patwal Polsek Bangsri Ipda Sujadi yang kemarin mengecek lokasi mengaku belum bisa mengetahui pasti jenis dan dampak buih itu. Meski begitu, ada laporan beberapa ikan di aliran sungai mati.
Pihaknya mengimbau agar warga tidak mengambil atau memegang busa itu. “Karena kita tidak tahu kandungan apa yang ada didalamnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Bangsri AKP Basiran menyatakan, usai menerima laporan telah turun ke lapangan dan mengumpulkan beberapa bukti. Nantinya akan digunakan untuk pemeriksaan oleh petugas kesehatan.
Kejadian itu diduga bermula Jumat (20/10/2017) pagi saat ada sebuah truk tronton yang dicuci di Sungai Turut, Dukuh Mbabrik, Desa Jerukwangi, Kecamatan Bangsri, Jepara. Saat hendak dicuci, terdapat sisa muatan mirip gamping yang turut diturunkan dan terbawa aliran sungai. Aliran tersebut hanyut ke lokasi yang kini muncul busa raksasa.





