Kapal Pengungsi Rohingya Karam, Empat Tewas

BANGLADESH – Sedikitnya empat pengungsi Rohingya dari Myanmar tewas saat kapal mereka terbalik di laut lepas pada awal Selasa (31/10/2017) di Teluk Benggala di dekat pantai Bangladesh.

Juru bicara Badan Pengungsi PBB (UNHCR) Babar Baloch mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Palais de Nations,  “UNHCR, Badan Pengungsi PBB, sangat sedih dengan laporan sebuah kapal karam baru di Teluk Benggala pagi ini dimana setidaknya empat pengungsi Rohingya meninggal saat kapal mereka terbalik di pantai selatan Bangladesh,” katanya, dilansir di laman resmi UNHCR.

Staf UNHCR dan mitra lokal telah memberikan bantuan medis, makanan, selimut dan pakaian kepada orang-orang yang selamat di tempat kejadian.  “Perahu itu dilanda ombak besar,  terbalik, menjebak orang-orang di bawahnya.” tuturnya.

Menurut korban selamat, kapal membawa enam keluarga yang berjumlah 42 orang, banyak di antaranya adalah wanita dan anak-anak, yang berangkat dengan kapal nelayan dari Gozon Dia, selatan kota Maungdaw di negara bagian Rakhine, Myanmar utara, sekitar pukul 2:00 pagi.

Mereka berlari ke laut kasar dan menuju ke pantai Bangladesh sekitar pukul 8:30 pagi.
“Perahu itu dilanda ombak besar dan akhirnya terbalik, menjebak orang-orang di bawahnya,” kata Baloch.


Advertisement