12 Titik Panas di Riau Mengindikasikan Karhutla

ilustrasi titik panas/ist

RIAU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 12 titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, Kamis (2/11/2017).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG, Slamet Riyadi mengatakan titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 50 persen terpantau menyebar di dua kabupaten, Siak dan Pelalawan.

Ia merincikan, titik panas yang terpantau sejak Rabu (1/11/2017) kemarin tersebut berlokasi di Pelalawan tujuh titik dan Siak lima titik.

 

Keberadaan titik panas terus terpantau dalam tiga pekan terakhir. Hal itu disebabkan cuaca di wilayah Riau dipengaruhi oleh badai tropis Khanun dan Lan yang terjadi di Laut China Selatan dan Filipina.

Secara lokal dampak Badai Tropis membuat pembentukan awan menjadi terhambat karena massa udara tertarik ke Pusat Badai.

Namun, Slamet mengatakan, sebagaimana dilansir Antara, bahwa memasuki awal November 2017 ini cuaca di Riau cenderung membaik menyusul usainya Badai Tropis. Riau diprediksi memasuki puncak musim hujan pada pertengahan November ini.

Saat ini Provinsi Riau masih dalam status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan. Status yang diputuskan sejak awal 2017 ini akan berakhir pada November mendatang.

Advertisement