NGAWI –Â Panti, TKW di Taiwan asal Dusun Balong, Desa/Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi meninggal dunia setelah jatuh dari bangunan lantai 11 apartemen di kawasan Taichung, tempat ia bekerja.
Sebelum jatuh dari lantai 11, korban sering cerita tentang kekejaman majikan dan tidak mendapat waktu istirahat. Namun hingga kini keluarga belum mengetahui penyebab jatuhnya Panti.
“Saya pengen anak saya pulang. Jenazahnya cepat dibawa ke Ngawi saja. Saya pengen melihatnya,” kata Jami, Ibu Panti.
Sementara, kakak korban, Kamino mengatakan, keluarganya pertama kali mendapat kabar adiknya meninggal dari PT Berkah Rahayu Safarindo, PJTKI yang memberangkatkan korban ke Taiwan pada 8 Agustus 2016.
“Sebelumnya, awal November memang adik saya mengeluh tentang kekejaman majikan. Gaji sering dipotong. Katanya dituduh merusak perabot rumah tangga,” cerita Kamino, Selasa (21/11/2017), kepada beritajatim.
Terakhir kontak Panti mengatakan ingin pindah majikan, tapi keinginannya tidak terkabul karena Panti sudah berpulang lebih dahulu.
Dia berharap, jenazah adiknya segera dibawa ke Indonesia. “Termasuk gajinya juga segera dilunasi. Asuransi juga harus ada,” tuntutnya.





