CEO LAZ Forum, Menguatkan Energi Gerakan Zakat Indonesia

 

YOGYAKARTA – Para pimpinan Lembaga Amil Zakat  hadir dan berkontribusi pada CEO LAZ Forum yang digagas oleh Forum Zakat dan dilaksanakan di Yogyakarta pada tanggal 28-29 November 2017 .

Kehadiran mereka didorong oleh semangat berkontribusi untuk ummat, sinergi pengelolaan zakat untuk pengentasan kemiskinan dan profesionalisme dalam pengelolaan lembaga.

Dengan mengusung tema “Menguatkan Energi Gerakan Zakat”, Nur Efendi, Ketua umum Forum Zakat mengharapkan adanya CEO LAZ Forum menjadi ajang silaturahim dan penguatan sinergi kebaikan antar lembaga zakat, sehingga gerakan zakat menjadi semakin kuat dan berdaya untuk pengentasan kemiskinan.

Seiring dengan naiknya penghimpunan secara umum di seluruh lembaga amil zakat, dan bertambahnya regulasi tentang zakat yang makin rinci meski belum ideal, maka seluruh stakeholders perlu mempersiapkan diri lebih baik.

Sebab itu, peningkatan kapasitas dan standardisasi amil zakat menjadi sesuatu yang niscaya. Peningkatan kapasitas ini selain dalam hal kemampuan skill dan wawasan juga dibutuhkan kompetensi standarisasi amil, sehingga nantinya amil zakat akan mudah bersinergi dengan amil zakat pada lembaga atau badan lainnya, baik dalam menjalankan sinergi program maupun kemitraan dan kerjasama program.

 

Selain menjadi sarana penguatan gerakan zakat di Indonesia, acara CEO LAZ Forum juga menjadi salah satu rangkaian menuju munas Forum Zakat ke 8 yang akan diadakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada awal Februari tahun 2018.

Acara ini tak hanya dihadiri para pimpinan lembaga zakat, tapi  juga dihadiri  oleh Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Badan Nasional Sertifikasi Profesi(BNSP), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pembicara.

 

 

 

Advertisement