Merak-Bakauheni Ditutup Akibat Cuaca Ekstrem

Ilustrasi Ribuan sepeda motor pemudik menyemut di Pelabuhan Merak. Diperkirakan sekitar 5,3 juta pemudik menggunakan motor saat mudik lebaran tahun ini. (terbit)

MERAK –  Cuaca ekstrem membuat PT ASDP Indonesia Ferry memutuskan untuk melakukan penutupan sementara layanan penyeberangan di lintasan Merak – Bakauheni.

Penutupan sementara layanan tersebut merupakan keputusan Rapat koordinasi antara PT ASDP, Gapasdap, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah Banten, dan KSOP Merak yang berlangsung pada Kamis (30/11/2017) sore.

“Kami memohon pengertian kepada seluruh pengguna jasa penyeberangan Merak-Bakauheni, karena cuaca di Merak sangat extrem dimana tinggi sudah gelombang mencapai 5 meter dan kecepatan angin diatas 45 knot sehingga layanan ditutup sementara,” tutur PLT Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Intan Sugiharti.

PT ASDP juga terus berkoordinasi dengan stakeholder termasuk Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika terkait dengan kondisi cuaca yang cukup ekstrem ini. “Kami memohon pengertian dari pengguna jasa. Hal ini menyangkut keselamatan pelayaran. Lebih baik tidak berangkat, daripada tidak pernah sampai sama sekali,” katanya

Advertisement