PACITAN – Keempat korban longsor Pacitan ditemukan di Dusun Duren, Desa Klasem, Kecamatan Kebonagung, Sabtu (2/12/2017), di hari kelima pencarian.
Keempatnya ditemukan di tempat yang berdekatan, dan ada yang saling menumpuk satu sama lainnya. “Posisi korbannya saling berdekatan. Antara satu korban dengan korban yang lain. Bahkan ada yang bertumpuk,” kata Imam Nawawi, Kepala Dusun Duren, Sabtu malam.
Dia mengaku, tim SAR pertama menemukan Mbah Parno. Kemudian Rozak atau cucu dari Mbah Parno. Posisi keduanya tertumpuk.
“Baru ibu dari Rozak dan terakhir Mbah Kasih yang tidak jauh posisinya dari anaknya,” tambah Imam.
Dia mengaku, keempat korban posisinya telungkup. Dimungkinkan lokasi berdekatan, keempat korban sudah dalam ancang-ancang menyelamatkan diri dari longsor.
Dia menambahkan meskipun sudah empat empat hari terpendam. “Masih utuh kok. Masih bisa dikenali,” katanya.
Sebeumnya proses pencarian juga berlangsung dramatis dan tim SAR gabungan harus berhati-hati untuk mengangkat korban. Pasalnya, peralatan yang digunakan sederhana. Jika tidak hati-hati, keempat korban tidak akan terangkat utuh.
“Keadaannya sudah membusuk. Ini tadi harus hati-hati. Kami memacul di bagian yang tidak terkena tubuhnya,” kata Prasetya, dari Basarnas Jatim, dilansir beritajatim.
Di sisi lain, saat ini masih terdapat enam korban hilang akibat bencana tanah longsor dan bencana. Sementara 19 korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.





