TNI Kirim 50 Tim Medis Tanggulangi Campak dan Gizi Buruk di Asmat

Kab. Asmat di Papua yang terkenal hasil pahatan patungnya yang berseni tinggi, kini terjangkit penyakit campak yang menyerang anak-anak.

JAKARTA – Pangdam Cendrawasih Papua Mayjen TNI George Elnadus Supit mengatakan pada Senin (15/1/2018), tim medis yang berjumlah sekitar 50 tersebut telah berangkat ke wilayahnya.

Dikirimnya tim medis ke Kabupaten Asmat, Papua untuk menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dan gizi buruk di sana.

“Dari panglima TNI, hari ini mengirimkan bantuan tenaga medis dan bantuan makanan,” tegas GE Supit di Mabes AD, Jakarta pada Senin.

Supit mengakui, berdasarkan hasil penyelidikan anggotanya di Papua, merebaknya wabah campak dan gizi buruk itu akibat tidak dilakukannya imunisasi.

Selain itu, ujar Supit, tim medis di wilayah Papua terbatas, sehingga imunisasi sulit dilakukan.

“Tenaga medis terbatas di sana, daerahnya cukup sulit, kita mau ngumpulin masyarakat susah, karena mobilitas masyarakat tinggi,” jelas dia.

Supit mencatat ada ratusan orang yang terkena wabah tersebut. Diperkirakan 20-30 distrik mengalami wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat.

Seperti dikutip dari Anadolu Agency, beberapa bulan terakhir ada sekitar 24 anak meninggal dunia

Advertisement