1,2 Ton Obat Didkirim untuk Tangani Campak dan Gizi Buruk di Asmat

ilustasi: Obat/Ist

PAPUA – Guna mengendalikan  kejadian luar biasa (KLB) gizi buruk dan campak di Kabupaten Asmat, Papua, sedikitnya 1,2 ton obat secara keseluruhan sudah didistribusikan kesana.

Kementerian Kesehatan telah mengirimkan 142,2 kilogram obat yang dilakukan bersamaan dengan keberangkatan 39 tenaga kesehatan untuk menanggulangi KLB.

Obat tersebut akan didistribusikan ke Distrik Sawa Erma, Kolof Brasa, dan Pulau tiga menggunakan kapal cepat.

Obat-obat tersebut di antaranya berupa amoksisilin, salep antibakteri, parasetamol, infusion, vitamin, dan obat-obat lainnya yang dikemas dalam bentuk tablet, kapsul, botol, dan dus.

Pada rapat koordinasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat yang dihadiri oleh tim dari Kementerian Kesehatan, Kapolda Papua, Kementerian Sosial, Bupati Asmat, Komandan Resor Militer, perwakilan Kantor Staf Kepresidenan, keuskupan, dan ketua adat telah dilaporkan sudah ada sebanyak 1,2 ton obat yang terdistribusikan.

Adanya persediaan stok obat saat ini diharapkan dapat mengatasi KLB gizi buruk dan campak di Asmat.

Selain Kementerian Kesehatan, TNI juga ikut membantu dalam memenuhi stok obat sesuai kebutuhan, ASMAT dengan prioritas vaksin campak dan difteri serta alat kesehatan lainnya, demikian dilansir Antara.

 

Advertisement