NEW YORK – Sebuah kelompok hak asasi manusia mengatakan jika Arab Saudi telah melanggar hukum humaniter internasional di Yaman atas serangan yang terus dilakukan untuk memborbardir gerakan Houthi, namun berdampak pada warga sipil.
Koalisi militer pimpinan-Saudi yang membom pemberontak Houthi di Yaman melakukan 87 serangan yang tidak sah yang mengakibatkan hampir 1.000 kematian warga sipil, menurut Human Rights Watch yang berbasis di New York dalam sebuah laporan baru pada Kamis (18/1/2018), dikutip Aljazeera.
Penguasa Houthi menguasai sebagian besar Yaman utara dan aliansi Saudi , yang didukung oleh Amerika Serikat dan Inggris, melancarkan operasi militer pada bulan Maret 2015 untuk mengusir mereka.
Perang telah menghancurkan negara termiskin di dunia Arab dengan lebih dari 10.000 orang terbunuh, penyakit berkembang biak, dan jutaan orang menghadapi kelaparan.
Namun koalisi yang dipimpin Saudi telah menolak tuduhan kejahatan perang.




