BEIJING (KBK) – Komite Hukum Kongres Rakyat Nasional (NPC) Tiongkok, meminta kongres untuk mensahkan rancangan undang-undang untuk mengamandemen atau menghapus ketentuan melarang kehamilan.
Anggota parlemen memiliki pendapat yang sangat berbeda selama ini dengan pernyataan yang dikeluarkan Komite NPC.
Draft perubahan terhadap perencanaan keluarga, yang dikirim dua bulanan lalu oleh Komite Tetap NPC akan dibahas hari ini Senin, (28/12/2015). Selama ini Tiongkok hanya mengizinkan setiap keluarga punya 1 anak saja.
Namun, dalam draft yang baru seperti yang diberitakan Xinhua, Senin (28/12/2015), dimungkin satu keluarga punya 2 anak, sekaligus melarang perdagangan sperma, sel telur, dan embrio. Kehamilan pengganti dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan.





