JEMBER – Bencana tanah longsor menerjang sejumlah lokasi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (23/1/2018) malam dan menyebabkan sejumlah akses terputus.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember Heru Widagdo mengatakan hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember menyebabkan tanah longsor di beberapa lokasi di antaranya di Kecamatan Kalisat yang terdapat sedikitnya empat titik longsor kawasan Gunung Gumitir yang merupakan akses jalur perbatasan Kabupaten Jember-Banyuwangi.
“Sedikitnya ada empat titik longsor yang menerjang Kecamatan Kalisat hingga menyebabkan akses jalan Desa Kalisat menuju Desa Sumberkalong terputus karena jalan tertutup longsor yang disertai lumpur, serta dua rumah warga rusak berat akibat tertimpa longsor,” tuturnya.
Ia mengatakan upaya pembersihan secara manual sudah dilakukan di Desa Kalisat, namun belum bisa maksimal karena material longsor berupa batu dan lumpur yang cukup tebal, sehingga BPBD Jember menunggu alat berat.
Pimpinannya masih melakukan komunikasi dengan Dinas PU Bina Marga untuk mendatangkan alat berat, sehingga proses pembersihan dengan menggunakan alat berat kemungkinan baru Rabu (24/1/2018) pagi ini bisa dilaksanakan.
Berdasarkan data yang sudah masuk, lanjut dia, rumah warga yang mengalami rusak berat akibat tertimpa tanah longsor yakni milik Aries Vidi (35) dan Totok (60) di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat.
“Korban sementara dievakuasi ke rumah saudaranya yang aman karena rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati dan hujan masih mengguyur Jember, sehingga potensi longsor susulan sangat tinggi dan membahayakan korban,” ujarnya, dikutip Antara.




