Bangladesh Berharap Dunia Terlibat  Pemulangan Rohingya

Pengungsi Rohingya/ Reuters

DHAKA—Menteri Luar Negeri Bangladesh AH Mahmood Ali mendesak masyarakat internasional untuk terlibat dalam proses repatriasi warga Rohingya ke negara asalnya. Ia mengharapkan  proses pengembanglian warga Rohingya bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami percaya bahwa tantangan utama saat ini adalah memastikan bahwa Myanmar mengambil langkah-langkah yang berarti untuk memastikan lingkungan yang kondusif di Negara Rakhine di mana pelaksanaan rekomendasi Komisi Kofi Annan sangat penting,” katanya.

Mengacu pada laporan PBB, Mahmood Ali mengatakan bahwa orang-orang Rohingya yang telah mengalami penganiayaan, diskriminasi dan pelanggaran hak asasi manusia yang sistematis yang kemungkinan merupakan kejahatan massal. “Terutama perempuan menghadapi pelanggaran berat hak asasi manusia (di Myanmar),” katanya seperti dilansir Kantor Berita NAM, Rabu (31/1/2018).

Pada kunjungan baru-baru ini Wakil Sekretaris Jenderal PBB ke kamp Rohingya di Cox’s Bazar, dia mengamati bahwa kunjungan tersebut akan menghasilkan momentum yang baik dan menciptakan situasi yang kondusif di Rakhine.

Ali menegaskan, selain tetap melayani warga Rohingya yang mengungsi, pihaknya terus menjalin hubungan dengan Myanmar dalam proses pemulangan pengungsi.  Menlu Bangladesh juga mengatakan pihaknya telah melibatkan UNHCR dalam proses repatriasi untuk memastikan kembalinya pengungsi Rohingya secara sukarela, aman dan berkelanjutan.

Advertisement