BOJONEGORO – BPBD Bojonegoro Jawa Timur meminta warga yang bermukim di sepanjang bantaran Bengawan Solo wilayah Bojonegoro kembali waspada banjir susulan hingga Maret mendatang.
Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bojonegoro, Eko Susanto mengatakan, meski saat ini air banjir surut dan TMA (tinggi muka air) banjir terpantau siaga 1, warga 71 desa di 11 kecamatan di Bojonegoro diminta tetap waspada hingga bulan depan
Kewaspawaan perlu dilakukan, karena intensitas hujan masih tinggi terutama hujan lokal dan kiriman air dari Bengawan Solo wilayah Ngawi, Madiun dan Jateng, sehinga potensi banjir susulan masih bisa terjadi untuk beberapa waktu mendatang.
Sementara, ditambahkan Eko, kecamatan yang perlu waspada saat ini yang berada di bantaran Bengawan Solo seperti Kecamatan Padangan, Kasiman, Kalitidu, Malo, Trucuk, Dander, Bojonegoro Kota, Kapas, Balen, Kanor dan Boureno.
“Kecamatan tersebut sering jadi langganan banjir, sehingga perlu waspada”, tambah Eko, dikutip elshinta.com.
Dijelaskan Eko, TMA Bengawan Solo di papan ukur utara pasar Kota Bojonegoro saat ini 13,01 peiscall atau masih siaga 1dan cuaca mulai siang hingga saat ini mendung.





